Putri Amalia Lahir tahun 1993 berzodiak virgo. Menyukai film romance yang happy ending. Hobi bicara dan menulis. Berharap banyak pada usaha dan doa.

Ikuti Cara Rasullullah SAW Dalam Berbisnis

3 min read

Menjadi seorang pembisnis merupakan impian banyak orang diluar sana. Menjalani suatu bisnis hendaknya memiliki pedoman yang baik dan benar. Jika Anda hanya fokus atau berorientasi pada keuntungan yang besar mungkin itu semua mudah didapat tapi tidak berlangsung lama. Jenis bisnis itu banyak sekali. Mulai dari berdagang, memanfaatkan keahlian, dan masih banyak lagi. Berdagang sendiri banyak sekali jenis dan bentuk dari barang dagangannya tersebut. Mulai dari bisnis jual-beli online, bisnis jual-beli langsung. Setiap berbisnis tidak sedikit orang menjalaninya karna termotivasi banyak kisah sukses.

Sebaik-baiknya motivasi atau pedoman hendaklah berkaitan dengan ajaran agama dan keyakinan akan Allah SWT. Ikuti Cara Rasulullah SAW Dalam Berbisnis agar diharapkan bisnis tersebut akan membawa berkah dan kesuksesan kedepannya.

Pengertian bisnis sendiri yang dikutip dari laman Wikipedia ialah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan demi meraih tujuan tertentu (https://id.wikipedia.org/wiki/Proses_bisnis).

Menjalani bisnis pun memiliki aturan-aturan yang perlu dipelajari terkait manajemennya, kegiatan operasionalnya, kegiatan pemasarannya, timbulnya resiko dan proses pengembangan bisnis itu sendiri. Jarang ditemui ada seseorang yang berniat membuka bisnis hanya untuk buang-buang waktu ataupun buang-buang uang tanpa ada maksud sukses dalam kehidupan kedepannya. Salah satu jenis bisnis yang dianjurkan ialah berdagang. Berikut merupakan hadits yang membahas mengenai berdagang;

تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِزْقِ فِي التِّجَارَةِ

“Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.“

Bahkan Rasulullah SAW melakukkan kegiatan berdagang sejak Rasulullah berusia 12 tahun. Kegiatan berdagang yang dijalani Rasulullah SAW pada saat itu beliau lakukan bersama paman beliau yaitu Abu Thalib. Rasulullah SAW dan pamannya berdagang ke syam (Suriah). Banyak sekali buku yang mengisahkan kisah berdagang yang dijalani rasulullah SAW sebut saja judul-judul buku seperti;

  • 88 Strategi Bisnis Ala Rasulullah yang Tidak Pernah Rugi (Karya Ahmad Jarifin)
  • Tuntunan Berbisnnis Ala Rasulullah (Karya Althafurrahman, S.Pd.I)
  • Muhammad Seorang Pedagang (Penyusun Afzalurrahman)
  • Beginilah Rasulullah Berbisnis (Karya Hepi Andi Bukhari)
  • 10 Prinsip Bisnis Rasulullah (Karya Yuli Yasin)

Dan masih ada lagi buku-buku yang membahas mengenai Rasulullah pada saat beliau berbisnis lewat berdagang. Mengapa buku tersebut dibuat atau ditulis? Salah satu alasannya kemungkinan karna gaya berdagang Rasulullah yang beda dan memiliki ciri khas sehingga perlu ditulis dalam buku agar dapat menginspirasi banyak orang yang berencana memulai bisnis.

5 Prinsip dasar bisnis ala Rasulullah SAW

Jangan salah memulai, niatkan untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT maka niscaya setiap kesulitan akan dapat dilalui dengan lebih mudah. Jika kita Ikuti Cara Rasulullah SAW Dalam Berbisnis, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalani bisnis tersebut.

Mengutamakan Kejujuran

Terciptanya sebuah kepercayaan diantara dua orang atau lebih itu dapat dibentuk. Jika setiap perbuatan atau perilaku di dasari oleh kejujuran maka tidak perlu diragukan lagi Anda akan mendapat kepercayaan dari orang lain. Kepercayaan yang menjadikan kejujuran merupakan kunci sukses seseorang memulai bisnis. Dalam proses bisnis yang dijalani Rasulullah SAW, beliau menerapkan kejujuran bukan hanya kepada pembelinya saja tetapi kepada rekan bisnis beliau juga. Barang yang diperdagangkan oleh Rasulullah SAW tidak lain beliau dapat dari Seorang wanita kaya raya yaitu Siti Khadijah.

Terhadap pelanggan dan pembelinya Rasulullah selalu berkata apa adanya mengenai kelebihan barang yang beliau jual, jikapun memiliki kekurangan beliau pun akan mengatakannya pula tanpa menyembunyikan hal tersebut. Karna kejujuran tersebut tidak hanya kepercayaaan untuk menjualkan barang milik Siti Khadijah saja, Rasulullah SAW dan Siti Khadijah akhirnya menikah. Siti Khadijah sangat terkagum dengan kejujuran juga akhlaq Rasulullah SAW selama beliau berdagang.

Jadi Mulailah bisnis kalian dengan jujur, pembelipun pastinya mencari pedagang yang memiliki sikap jujur.

Berlaku Adil

Adil yang dimaksud dalam pembahasan ini ialah adil dalam bersikap kepada pembeli ataupun pekerja yang dipekerjakan oleh Anda nanti. Rasulullah SAW sangat baik dan adil dalam memperlakukan Pekerjanya. Terkait setiap hak dari pekerjanya harus dibayar tepat waktu tanpa menunda-nuda upah tersebut. Jika kita memperlakukan pekerja dengan baik maka pekerja tersebut pun akan bekerja dengan senang hati sehingga hasil yang dikerjakan akan baik dan sesuai dengan keinginan.

Perlakukan kepada pembeli pun harus adil. Jika sudah ada janji sebelumnya terkait pembeli yang memesan barang sebaiknya kita mendahulukan pembeli tersebut. Rasulullah SAW selalu mendahulukan tanggung jawab dalam pekerjaanya agar para pelanggan merasa puas bekerja sama dengan beliau.

Usahakan Anda dapat bersikap adil dalam menjalani usaha perdagangan Anda.  Jika Anda sudah berkomitmen untuk menjadi seorang pedagang maka Anda harus menjalani komitmen tersebut terus menerus. Pembeli yang membeli 1 Jenis barang Anda jangan diperlakukan beda dengan Pembeli yang membeli lebih dari 1. Bukankah disetiap transaksi pembeli memiliki kesempatan yang sama untuk terulang lagi. Lakukan dengan Adil.

Perlakuan yang Sopan dan Santun

Istilah pembeli adalah raja berlaku dalam bisnis berdagang yang dijalani Rasulullah SAW. Selain itu pelanggan Rasulullah akan dianggapnya sebagai saudaranya. Ajaran Rasulullah SAW untuk mencintai saudara seperti mencintai diri sendiri ada dalam hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW berkata:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak beriman salah seorang dari kalian sampai mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.” (HR: Bukhari dan Muslim)

Seorang yang merasa dicintai maka dia tidak akan segan memberi apa yang ia miliki kepada orang yang telah berbaik hati padanya. Sukses dalam memperoleh keuntungan dalam berdagang memang menjadi impian setiap pembisnis. Bagi Rasulullah SAW di setiap manfaat atas barang yang beliau jual kepada pembeli maka itulah keuntungannya. Bisa memberikan kepuasan bagi pelanggan.

Memberi Kenyamanan Bagi Pedagang Lain

Setiap pedagang pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam kualitas barang dagangannya. Usahakan memperlihatkan kelebihan kualitas barang yang kita jual tanpa harus menjatuhkan kualitas barang pedagang lain. Pembeli akan dapat menilai dengan sendirinya mana yang kiranya mereka lebih butuhkan dan bagus sesuai dengan keinginan mereka.

Rasulullah SAW tidak pernah menjelekan pedagang lain hanya karna ingin barang dagangannya lebih banyak pembeli. Justru beliau membagikan kiat cara berdagang ala beliau agar teman-temannya pun mendapatkan keuntungan yang beliau dapat. Bukan hanya keuntungan dunia melainkan juga keuntungan Akhirat.

Menjual Produk yang Berkualitas

Menjaga kualitas barang yang dijual merupakan tugas penting seorang pedagang. Rasulullah SAW selalu memberlakukan kualitas terbaik untuk setiap barang yang dijajahkan. Rasulullah SAW tidak pernah menjual barang yang tidak layak atau cacat, hal itu akan menimbulkan kerugian bagi pembelinya. Berdosalah bagi penjual yang menimbulkan kerugian bagi pembelinya. Pilihlah mana barang yang baik dan yang buruk sebelum akan menjual barang tersebut.

Gaya berdagang Rasulullah SAW untuk ini ialah mengelompokan barang sesuai dengan kualitasnya karna itu akan mempengaruhi harga jual untuk barang tersebut.

Jika diteliti satu per satu prinsip bisnis diatas mudah saja dilakukan apabila kita memang memiliki sikap yang baik dalam berperilaku. Tidak sulit melakukan hal baik jika niat awalnya memang baik. Selalu percaya bahwa Allah SWT akan memperhatikan apa yang kita perbuat, niscaya kita tidak akan terpikir untuk melakukan hal yang menyimpang dari ajarannya. Selamat mencoba!

Putri Amalia Lahir tahun 1993 berzodiak virgo. Menyukai film romance yang happy ending. Hobi bicara dan menulis. Berharap banyak pada usaha dan doa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *